Resensi: Trilogi Karakter Muslim dalam Pendidikan Islam
Published : Selasa, 16 Desember 2025
Identitas Buku:
Judul Buku : Pendidikan Islam: Membentuk Muslim Moderat, Mukmin Demokrat, Muhsin Diplomat
Penulis : Abdul Azis, Ahmad Nabil Atoillah, Daryaman, Didih Syakir Munandar, Iis Rodiah, Ima Frima Fatimah, Imas Masturoh, Lilis Nurteti, Muhamad Aris Munawar, N. Hani Herlina, Pepe Iswanto, Selamet, Sofia Ratna Awaliyah Fitri, Sumadi, Wawan Suwandi
Penerbit : CV. Selfietera Indonesia
Tahun Terbit : 2025
Jumlah Halaman: 468 hlm
ISBN : 978-623-496-390-8
Buku ini ditulis oleh beberapa dosen dari Universitas Islam Darussalam (UID), Ciamis, Jawa Barat. Buku ini lahir dari pengalaman para penulis yang secara langsung berinteraksi dengan mahasiswa yang datang dari berbagai latar belakang, menghadapi dinamika kebijakan yang terus berkembang, dan respons realitas sosial yang sering kali lebih cepat daripada materi yang diajarkan di dalam kelas.
Buku ini menawarkan sebuah kerangka konseptual baru dalam pendidikan Islam melalui trilogi karakter antara lain: Muslim Moderat (Wasathiyyah) Mukmin Demokrat (Syuraiyyah), dan Muhsin Diplomat (Ihsaniyyah). Ketiga konsep ini tidak berdiri sendiri, melainkan membentuk kepribadian muslim paripurna yang mampu menjawab tantangan zaman secara spriritual dan sosial.
Penulis mengalami kegelisahan terhadap realitas umat Islam kontemporer, khususnya problem radikalisme, intoleransi, defisit keteladanan, dan lemahnya praksis pendidikan. Dari sini lahir sebuah gagasan bahwa pembaruan paradigma pendidikan Islam harus dimulai dari pembentukan karakter yang integral, bukan hanya sekadar transfer ilmu.
Buku ini terdiri dari lima bagian antara lain:
Bagian I: Konsep Dasar. Di mana bagian ini menjelaskan landasan filosofis pendidikan Islam, urgensi rekonstruksi tujuan pendidikan, karakter Rasulullah SAW sebagai Prototipe moderasi, demokrasi, ihsan, dan pentingnya pendidikan akhlak yang transformatif
Bagian II: Pilar Karakter Muslim Moderat (Wasathiyyah). Di mana bagian ini menjelaskan tentang moderasi sebagai kekuatan nilai dan prinsip, bukan kompromi. Strategi pendidkan untuk mencegah ekstremisme, menanamkan toleransi, dan literasi digital sebagai benteng dari polarisasi.
Bagian III: Pilar Mukmin Demokrat (Syuraiyyah). Di mana bagian ini menegaskan bahwa keiamanan harus diwujudkan dalam partisipasi sosial. Menguraikan praktik syura dalam pendidikan, pentingnya dialog, dan bagaimana menjadi warga negara yang baik sebagai bagian dari imam.
Bagian IV: Pilar Karakter Muhsin Diplomat (Ihsaniyyah). Bagian ini menggali kecakapan diplomasi yang berlandaskan ihsan, komunikasi beretika, resolusi konflik non-kekerasan, seni berdebat yang santun, dan kepemimpinan yang berkarakter lembut, namun tegas.
Bagian 5: Implementasi dan Evalusi. Bagian ini menjelaskan mengenai panduan praktis penerapan ketiga pilar dalam dunia pendidikan, peran guru sebagai fasilitator, metode pembelajaran berbasis proyek, dan evaluasi karakter yang holistik.
Keunggulan dari buku ini yaitu menawarkan kerangka trilogi karakter yang unik, integratif, dan sangat relewan dengan kebutuhan pendidikan Islam di era Kontemporer. Penulis tidak hanya memberikan teori, namun berusaha mengajak pembaca untuk mengkritisi peradigma lama pendidikan Islam. Selain itu, juga memadukan tradisi Islam klasik dengan realitas sosial Indonesia yang majemuk ini. Buku ini juga disusun secara sistematis, sehingga alur pemikiran akan lebih mudah diikuti. Di samping itu, menyajikan banyak istilah bahasa Arab, yang mungkin bagi pembaca awam akan membingungkan jika tidak disertai dengan glosarium.
Buku ini sebagai kontribusi penting dalam wacana pendidikan Islam di Indonesia. Bukan hanya mengajak pembaca untuk memahami konsep moderasi, demokrasi, dan ihsan, dalam sudut pandang teologis saja, melainkan praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam lembaga pendidikan.
Dengan menggabungkan tiga pilar utama yaitu Moderat, Demokrat, Diplomat, buku ini menawarkan paradigma pendidikan yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada pembentukan karakter muslim yang mampu menjadi agen perdamaian dan pembangunan peradaban.
Buku ini layak dibaca oleh siapa saja yang ingin membangun pendidikan Islam yang lebih progresif, damai, dan relevan dengan tantangan era digital dan keberagamaan masyarakat modern.